Jendral USA Dituduh Bocorkan Rahasia Negara
Jenderal Purnawirawan James E. "Hos" Cartwright menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat dan juga masuk dalam lingkaran dalam Presiden Obama saat menangani berbagai masalah penting keamanan nasional AS sebelum dirinya pensiun pada 2011.
Salah satu pejabat pemerintah AS mengatakan Cartwright diduga membocorkan informasi rahasia soal penggunaan virus komputer yang disebut "Stuxnet" untuk menyabotase peralatan pabrik nuklir Iran.
Stuxnet adalah salah satu bagian kampanye besar siber dengan sebutan "Pertandingan Olimpiade". Koran New York Times tahun lalu melaporkan kampanye itu sebagai salah satu upaya utama AS menggunakan kode komputer sebagai senjata destruktif melawan musuh utamanya.
Cartwright, yang membantu peluncuran kampanye peretasan itu di era mantan Presiden George Bush dan bahkan mendorong eskalasinya saat pemerintahan Obama, kini menjadi target penyelidikan Kementerian Kehakiman.
Hal itu dikatakan salah satu pejabat senior pemerintah AS yang tidak mau disebutkan namanya karena proses investigasi masih berjalan.
Para pejabat Kementerian Kehakiman menolak berkomentar soal kasus ini, termasuk juru bicara Kejaksaan AS Marcia Murphy yang terlibat dalam penyelidikan.
Terkuaknya kasus ini, yang pertama kali dilaporkan NBC News, sekaligus menunjukkan bahwa pemerintahan Obama telah menjerat lebih banyak orang yang dianggap membocorkan informasi negara dibandingkan dengan presiden-presiden AS sebelumnya.
Sejak Obama menjabat sebagai presiden, Kementerian Kehakiman telah mengadili atau mendakwa delapan orang atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Espionase.
Cartwright merupakan orang yang secara reguler hadir dalam berbagai pertemuan pejabat tinggi keamanan nasional di Gedung Putih.
Dirinya juga dianggap sebagai orang yang berpengaruh atas berbagai kebijakan Obama sebelum akhirnya gagal menembus jabatan Kepala Gabungan Staf Angkatan Darat.
Dengan menjadi target penyelidikan, itu artinya Cartwright sudah dianggap sebagai tersangka walau belum ada dakwaan resmi yang dituduhkan kepadanya.
Jaksa federal tidak diharuskan memberitahu kepada para target bahwa mereka sedang diinvestigasi, tapi target harusnya sudah diinformasikan saat dakwaan sudah ada.
Informasi soal Stuxnet yang diduga dibocorkan Cartwright termasuk rincian soal rahasia intelijen AS, upaya ambisius Badan Keamanan nasional yang berkolaborasi dengan pemerintah Israel dalam menggunakan kode komputer yang dapat melumpuhkan upaya Iran dalam membuat bom nuklir.
Cartwright (63) sempat menjadi orang nomor dua di Pentagon dan beperan utama dalam berbagai kebijakan internasional termasuk di Iran, Al-Qaeda di Pakistan dan Yaman.
Walau para pejabat Gedung Putih menyebutnya sebagai jenderal favorit presiden, Obama akhirnya tetap tidak mempromosikan Cartwright untuk mengisi jabatan orang nomor satu di militer pada 2011.
Hal itu disebabkan karena adanya keprihatian karena jenderal tersebut dianggap tidak memiliki hubungan yang baik dengan banyak jenderal senior lainnya.
Di dalam Pentagon, "Dia tidak dianggap sebagai orang yang bisa bekerja dalam tim," kata salah seorang pejabat militer senior.
Penulis: Sutedjo/NSN
Sumber:Washington Post
Posting Komentar untuk "Jendral USA Dituduh Bocorkan Rahasia Negara"